Cara Mengagungkan Al-Quran
Pertanyaan:
Bagaimana cara mengagungkan al-Quran, apakah dengan membawanya di atas kepala, kalau kebetulan jatuh kemudian mengambilnya seraya bertakbir dan mengangkatnya di atas kepala? Apakah yang demikian tidak mengagungkan benda selain Allaah swt.? Mohon penjelasannya. (Atie Aflahah Budiarti, SMP Muhammadiyah 1 Haurgelis, Indramayu, Jabar)
Jawaban:
Dahulu ada perbedaan pendapat tentang al-Quran itu kalamullaah, Qadiem, atau hadis, dalam arti yang kedua itu adalah makhluk. Sekarang itu tidak ada lagi. Kita menganggap bahwa buku yang dalam istilah fuqaha disebut mush-haf itu sesuatu yang suci dan mempunyai nilai yang tinggi. Anggapan demikian memang sewajarnya, tetapi tidak boleh berlebih-lebihan, sehingga menganggapnya tulisan al-Quran itu bertuah, ditulis, dibakar, dan kemudian diminum sebagai sesuatu yang berkeramat. Kita cukup memandang bahwa mush-haf itu buku yang berisi kalam ilahi yang perlu kita jaga dengan baik.
Mengagungkannya dengan memahami dan mengamalkannya, tidak boleh mengkeramatkan hanya disimpan saja dalam almari, takut kotor dan terjatuh di lantai.
Sekalipun demikian, juga jangan lalai dalam arti meletakkannya dan menyimpannya jangan sampai di tempat yang kurang serasi (elok), sehingga ada kesan kurang menghargai. Kalau demikian, yang penting adalah sikap kita terhadap mush-haf itu, dan sikap itu dimulai dari hati. Kalau kita mendapatkan mush-haf itu jatuh karena kelalaian kita, tentu kita harus memohon ampun kepada Allaah swt. atas kelalaian itu dengan mengucap istighfar dan mengambilnya dengan baik. Tidak usah berlebih-lebihan seperti meletakkannya di atas kepala kita. Karena sekalipun kita meletakkan mush-haf itu di atas kepala tetapi sikap kita tidak menganggapnya bahwah mush-haf itu memuat kalamullaah yang wajib kita fahami, kita amalkan isinya, maka bukan berarti itu menghormati al-Quran. Tetapi kelalaian kita meletakkan mush-haf pada bukan tempat yang layak juga merupakan sikap yang kurang terpuji.
Wallaahu a'lam...
Sumber: Buku Tanya-Jawab Agama I, Tim PP Muhammadiyah Majelis Tarjih, Suara Muhammadiyah, 1997.
.png)
Belum ada Komentar untuk "Cara Mengagungkan Al-Quran"
Posting Komentar